Postingan

Menampilkan postingan dengan label My Opinion

Tentang Mimpi yang Terwujud (dan belum terwujud)

Gambar
credit: Macrovector (freepik) Tiap orang pasti mempunyai mimpi. Mimpi itu hidup dan tumbuh seiring bertambahnya usia. Namun, adapula mimpi yang perlahan mati dan terlupakan saat kita beranjak dewasa. Kedua hal tersebut pun berkaitan erat dengan keadaan diri kita. Baik keadaan ekonomi, keadaan didalam diri sendiri, dan keadaan lainnya di luar kendali kita. Bagi sebagian orang, mimpi adalah bahan bakar terbaik untuk tetap hidup. Untuk itu, mereka tak pernah meredupkan api yang telah membara dalam dirinya. Apapun yang terjadi, kegigihannya terus maju dengan penuh percaya diri. Sebagian orang lainnya, merelakan mimpi mereka terhempas angin, kala melihat realita hidup yang tidak memihak padanya. Mengalah pada kenyataan yang pahit dan menunda mimpi mereka demi "orang lain." Penundaan yang tidak terbatas oleh waktu, membuatnya perlahan lupa akan mimpinya sendiri. Sebuah keberuntungan, jika suatu hari dunia kembali memihak padanya. Pintu mimpi tersebut diketuk kembali dan ia mulai me

Apa Tujuan Hidupmu?

Gambar
 Tujuan hidup. Dua kata yang sederhana namun berat artinya. Belakangan ini, dua kata itu sering kali mampir dalam pikiran gue. Biasanya sih pas lagi bengong dan bingung sama kehidupan diri sendiri. Hehe. Ditengah polemik akan tujuan hidup tersebut, izinkan gue berbagi sudut pandang mengenai tema kali ini hehe. Mari kita mulai! Btw, bacanya sambil dengerin lagu ini deh, biar nambah syahdu. Hehe Tujuan hidup menurut gue adalah suatu hal yang sudah digariskan oleh Tuhan mengenai diri kita selama kita hidup di dunia. Bagi gue, tiap insan itu memiliki perannya masing-masing. Tidak ada yang superior ataupun inferior. Semua peran memiliki arti dan tanggung jawab di dunia ini. Bisa dikatakan, semua orang sangatlah berarti di mata Sang Pencipta. Walau mungkin, tiap manusia menganggap peran si A atau B hanyalah peran kecil, atau sebaliknya, semua kelas itu tidak berlaku dimata Tuhan. Namun tentunya menemukan tujuan hidup itu sendiri tidaklah mudah. Terkadang, kita butuh berlari dan memutar arah

Menjadi Orang Dewasa

Gambar
M enjadi orang dewasa memang tidak semudah dan semenyenangkan yang kita pikirkan. Saat kita masih kecil dulu, kita ingin cepat-cepat dewasa agar bisa melakukan banyak hal tanpa kekangan. Namun kini, rasanya mustahil jika melihat dunia orang dewasa dengan kaca mata yang indah saja. Ya.. karena kita sudah terlanjur jatuh dan tertampar oleh realita yang sebenarnya. Manis, getir, pahit, sudah menjadi makanan sehari-hari dalam diri orang dewasa. Image by: tenor.com Menjadi orang dewasa, membuat kita lebih banyak berpikir realistis dan perlahan mematikan daya imajinatif karena kesibukan dalam mencari satu hal yaitu uang. Karena uang, banyak orang yang mengubur mimpi dan cita-citanya dalam-dalam. Namun masih ada pula orang-orang yang terus berjuang meraih impian mereka, tak peduli apa kata orang lain. Terdengar sedikit idealis memang. Walaupun begitu, menjadi orang dewasa bukanlah suatu hal yang buruk. Di fase ini, mau tidak mau, suka tidak suka, harus kita jalani sampai waktu yang tidak dapa

Antara Kita dan COVID-19

Gambar
Image by: Google (Andrea Reimer) T idak ada yang pernah menyangka, tahun 2020 akan menjadi seperti ini. Banyak rencana yang  gagal terealisasikan, banyak cobaan yang datang secara bertubi-tubi. Tahun 2020, seperti penderitaan panjang bagi orang-orang yang terkena dampak besar dari virus COVID-19.  Namun tentunya, dibalik suatu musibah selalu ada hikmah. Ingat sekali, bagaimana awal mula wabah virus corona ini menyebar di seluruh penjuru dunia. Banyak orang yang terbatasi ruang geraknya, dan berdiam diri di dalam rumah selama berbulan-bulan. Disaat itulah, bumi mulai memulihkan diri. Polusi udara, polusi suara, polusi air perlahan-lahan mulai berkurang. Langit pun menjadi cerah dan bersih kembali. Udara menjadi segar, dan manusia mulai beradaptasi dengan 'sepi' nya kehidupan mereka. Dari rasa 'sepi' (karena tidak bisa berinteraksi secara langsung dengan orang lain.) Membuat manusia mencari cara lain, agar 'sepi' nya dapat sedikit terisi di rumah masing-masing. Ad

Sifat Apatis dan Kita

Gambar
"Musuh terbesar dalam hidup kita adalah sifat APATIS" . Itu adalah cuplikan dari sebuah iklan yang akhir" ini muncul di stasiun TV. Sedikit termenung saat mendengar kalimat itu, kalau gue pikir" (sok banget mikir ._. hha) Gue merasakan sifat apatis makin terus berkembang biak pada zaman ini. Entah itu disadari secara sadar, atau bahkan kita sendiri tidak sadar, kalau kita sudah memiliki sifat apatis pada "sesuatu hal". Pada zaman ini, teknologi yang semakin maju dan berkembang pesat, juga website" sosial media yang bertebaran dimana-mana Membuat kita menjadi seorang pribadi yang "individualisme". Jujur, terkadang gue merasakan sikap apatis pada beberapa kejadian. Gue merasakan dimana tidak adanya rasa peduli, ingin tahu lebih tentang apa yang sedang terjadi (dalam beberapa hal) dan lain sebagainya. Sekarang, kalau orang yang 'suka banyak tanya', pasti  di bilang "Kepo". Entah, ke kepoannya itu menunjuk ke hal umum a

First Love

Gambar
Siapa cinta pertamamu? Apa arti cinta pertama bagimu? Bagi gue, cinta pertama bukanlah orang yang pertama kali menjadi kekasih gue. Cinta pertama, cinta yang datang begitu saja, mengalir deras diantara kedua pihak. Merasakan perasaan yang sama. Sama-sama saling mencintai pada waktu pertama bertemu. Cinta kedua pihak, bukan hanya sepihak yang merasakannya, dan lalu mengejar untuk mendapatkan sebuah "Rasa". Cinta yang membawa gue ke sebuah rasa kebahagiaan. Dimana rasa itu muncul, dan bermekar seiring dengan terus disiramnya dengan air kerinduan,kasih sayang, dan cinta. Cinta yang mengajarkan banyak hal.Pertengkaran, perdebatan juga pertikaian yang selalu berakhir dengan pengalaman yang menjadikan sebuah pembelajaran. Cinta yang membawa gue ke sesuatu hal yang baru. Hal itu yang akan selalu menjadi kenangan, kenangan manis yang pernah terjadi pada saat "kita bersama". Mungkin, ada yg lebih dulu menemukan cinta pertama nya. Namun, adapula yg menemukan cinta p

My Opinion About Twitter

Gambar
  Twitter sering update dan bebenah diri belakangan ini. Memang sudah selayaknya dia menjadikan jejaring sosial yg tangguh dan hebat, karena selain demi kenyamanan dan keamanan penggunanya juga sebagai tanggung jawab bagi perusahaan itu. Twitter mungkin belum sebesar facebook yang sudah lebih dulu berlari, tapi saya yakin twitter mampu bersain dengan facebook, entah kita lihat beberapa tahun kedepan siapa yg masih bertahan dan siapa yg hilang. :D  Ada sedikit PR untuk twitter yang mungkin ini meresahkan kita semua para pengguna: Pertama: SPAM. Memberantas spammer" memang jadi PR besar bagi perusahaan" manapun. Apalagi jejaring sosial macam twitter. Kadang saya suka kesal saat muncul twitt spam yg mengotori timeline saya. Kedua: link jebakan. Weleh ini niih keluhan" atawa penyebab akun twitter temen" saya tidak bisa log in kembali. Hasilnya mereka buat akun baru lagi dan memulai semuanya dari awal ckck. Untuk hal ini pesan dari saya jangan asal penc